BORNEONEWS, Kuala Kurun- Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Gumer menyatakan, pihaknya mendukung penuh usulan relokasi warga yang tinggal di desa rawan bencana.

Bila program relokasi terealisasi, masyarakat tidak lagi merasakan bencana, baik banjir maupun tanah longsor.

"Tentu usulan relokasi warga di daerah rawan bencana sangat kami dukung. Bahkan, kami tetus mendorong masyarakat di daerah rawan bencana supaya cepat mengusulkan relokasi ke tempat yang aman," ujar Gumer, Kamis (4/1/2018).

Politisi PDIP itu menyatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Sosial Gumas, pada 2017 lalu ada beberapa desa yang mengusulkan relokasi dan berharap direalisasikan pada 2018. Sejauh ini, usulan tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Kalteng.

"Kita berharap usulan relokasi bisa dikabulkan. Mengingat selama ini program relokasi di Gunung Mas terlaksana dengan cukup baik. Di samping itu, relokasi akan membawa dampak yang baik untuk masyarakat," ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinsos Gunung Mas Budhy, menyampaikan bahwa desa yang diusulkan direlokasi pada tahun ini yakni Sare Rangan di Kecamatan Tewah, kemudian Tanjung Riu, Tewang Pajangan, dan Tumbang Miwan di Kecamatan Kurun. Syarat untuk relokasi sudah dipenuhi oleh masyarakat yang mengusulkan.

"Desa Sare Rangan berjumlah 233 rumah, Desa Tanjung Riu 97 rumah, Desa Tewang Pajangan 106 rumah, dan Desa Tumbang Miwan 123 rumah," ungkap Budhy. (EPRA SENTOSA/B-3)