BORNEONEWS, Kasongan - Kondisi cuaca yang tidak bersahabat sepanjang 2017 menjadi faktor utama terlambatnya pencairan Dana Desa (DD) tahap dua di Kabupaten Katingan.
Pasalnya, sepanjang 2017 hampir di semua wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan dilanda banjir akibat luapan air Sungai Katingan. Ini sebagai efek curah hujan yang tinggi. Pada 2017 juga tidak ada musim kemarau.
"Untuk pencairan DD tahap satu tahun anggaran 2017 sudah selesai 100%. Tapi untuk tahap duanya kita masih belum dapat memastikan apakah selesai 100%," ujar Kabid Pemerintahan dan Aset Desa Karyadi mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Katingan Kabul Mustiman, Kamis (4/1/2018).
Menurut dia, pengajuan usulan pencairan DD tahap dua sebelumnya memang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Namun kemudian digeser ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
"Tapi informasi yang kami peroleh bahwa pencairan DD tahap dua itu sudah selesai 100%," katanya.
Lambatnya pencairan DD tahap dua juga disebabkan pihak desa lambat menyampaikan laporan pertanggungjawaban pencairan tahap pertama. Sehingga pencairan DD tahap dua baru bisa dilakukan pada awal Desember 2017. "Untuk lebih jelasnya bisa dicek di BPKAD," sebut Karyadi.(ABDUL GOFUR/B-3)








