BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Taufiq Mukri mengingatkan kepada camat dan kepala desa agar tertib administrasi keuangan. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi kades dan camat yang terjerat kasus hukum.
Hal itu disampaikan Taufik pada Sertijab Camat Mentaya Hilir Selatan, Kamis (5/1/2017). Menurutnya, camat harus berhati-hati, karena kesalahan sedikit saja dalam laporan administrasi keuangan bisa berakibat fatal dan berurusan dengan hukum.
"Harus berhati-hati dalam administrasi keuangan. Karena bisa saja ada kesalahan yang berujung berurusan dengan aparat penegak hukum," kata Taufiq.
Dirinya juga mengatakan kecamatan juga jangan hanya berhati-hati terhadap instansi sendiri. Namun juga harus membina desa yang ada di wilayahnya. Apalagi, sudah ada beberapa kepala desa yang berurusan dengan hukum akibat permasalahan keuangan.
"Patuhi semua aturan yang ada, agar tidak berurusan dengan penegak hukum," kata Taufiq.
Taufiq tidak ingin ada lagi kepala desa yang terjerat hukum akibat ketidakpahaman atas laporan keuangan. Apalagi saat ini semua desa mengelola anggaran yang sangat besar. Sehingga kalau tidak disikapi dengan kehati-hatian, maka ujungnya bisa tidak baik. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








