BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berencana menambah buku di tahun 2018. Tahun lalu, ada dua tahap penambahan buku. Tahap pertama ada sekitar 3.000 eksemplar dan tahap kedua sekitar 1.500 eksemplar.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotawartingin Barat (Kobar) Hardaniyanti mengatakan, penambahan buku perlu dilakukan, karena setiap tahun jumlah pengunjung di perpustakan bertambah.
Kebanyakan yang berkunjung di perpustakaan ini dari jenjang SD sampai SMA, serta dari kalangan dewasa. Buku yang banyak diminati berkaitan dengan Herbal dan UMKM.
"Buku bukan hanya sekedar bacaan saja akan tetapi juga sebagai sumber ilmu yang bermanfaat bagi si pembaca untuk mencari pengetahuan. Sebab meskipun sudah memasuki zaman internet, buku tetap menjadi yang utama dalam mencari ilmu," ucapnya, Jumat (5/1/2018).
Sebab, lanjut dia, ketika apa yang kita cari tidak ada, buku menjadi solusi untuk persoalan tersebut. (HARDI/B-2)








