BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Minat baca anak, khususnya yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) sepertinya mulai menurun.

Fenomena ini tentu harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama orang tua dan guru. Salah satu solusinya yakni dengan menerapkan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Sehingga anak lebih rajin membaca dan belajar.

Salah satu metode pembelajaran yang menarik ialah belajar sambil mendongeng menggunakan media boneka muppet. Cara inilah yang diterapkan guru Madrasyah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Kapuas, Kabupaten Kapuas, Pahriati.

Perempuan berusia 35 tahun itu mengaku termotivasi berinovasi agar anak-anak lebih giat dalam membaca dan belajar. Sehingga meninggalkan kebiasaan bermain gadget. "Dengan metode ini (mendongeng menggunakan boneka muppet) anak-anak menjadi lebih aktif dalam membaca," ungkap Pahriati kepada Borneonews, Jumat (5/1/2018).

Selain itu, sambungnya, esensi dalam cerita dongeng juga memiliki nilai positif bagi anak. Sebab berisi pesan-pesan agar lebih giat dalam menuntut ilmu, menjalin kerja sama, serta selalu berbuat baik kepada sesama.

"Banyak pesan moral yang terselip dalam cerita dongeng tersebut, dengan harapan anak-anak bisa menjadi generasi yang berakhlak mulia," sambungnya.

Pahriati mengaku belajar mendongeng secara otodidak dengan melihat video di Youtube. "Yang jadi perhatian saat menggunakan metode ini yaitu kita harus bisa mengatur intonasi suara, sesuai dengan peran setiap tokoh dalam cerita," tuturnya.

Memang perlu latihan sesering mungkin sehingga dalam penerapannya akan secara reflek menyesuaikan dengan peran tokoh yang ada dalam cerita. "Kalau sudah biasa ini akan terasa mudah dan menyenangkan," sebutnya.

Selain itu, dirinya mendapat dukungan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas. Sehingga membentuk komunitas pendongeng yang terdiri dari guru TK, PAUD, SD, dan mahasiswa.

"Kita bersyukur dengan komunitas ini kita sering diminta oleh sekolah-sekolah dan perpustakaan yang ada di desa untuk mengisi kegiatan belajar sambil mendongeng dengan media boneka muppet ini," katanya.

Di samping itu, sudah ada dari beberapa anggota komunitas yang bisa menggunakan metode ini dengan baik sehingga diikut turunkan dalam setiap kegiatan di desa. "Pastinya ini kita sambut positif, karena dengan begini banyak yang termotivasi juga untuk lebih giat dan rajin mendidik anak-anak agar suka membaca dan belajar," pungkasnya. (HAMDI/B-3)