BORNEONEWS, Buntok – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima dana dari Program keluarga Harapan (PKH) di Barito Selatan (Barsel), pada tahun 2018 bertambah drastis. Demikian disampaikan Kabid Perlindungan, Rehabilitasi dan Jamsos Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Alip Suraya, Sabtu (6/1/2018).
“Jumlah penerima KPM pada tahun 2018 ini mencapai 1.871 kepala keluarga. Sedangkan pada tahun 2017 yang lalu jumlah penerima 1.160 KK,” kata Alip Suraya.
Dia mengatakan, jadi total keselurahan jumlah Keluarga Penerima Manfat di enam kecamatan wilayah Barsel sebanyak 3.031 Kepala Keluarga.
Saat ini, lanjut dia, untuk jumlah penambahan KPM sedang divalidasi pendamping. Setelah itu, datanya dikirim kembali ke pusat. Jadi jumlah penambahan ini bisa berkurang atau sebaliknya.
Dia menjelaskan, PKH ini salah satu program dari pemerintah pusat untuk pengentasan kemiskinan, baik dari segi pendidikan dan kesehatan, khususnya ibu melahirkan dan anak sekolah, termasuk juga penyandang disabilitas berat.
Adapun dana yang diterima Rp 390 ribu per KK, dan total diterima masing-masing kepala keluarga dalam setahun sebesar Rp 1,5 juta. Pihaknya berharap, kepada keluarga penerima dana dimaksud agar menggunakan sesuai peruntukannya.
“Sebab jika ada anak tidak sekolah dan ibu hamil dalam masa nifas serta bayinya tidak memeriksa kesehatannya, maka akan ada sanksi dari pusat,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-11)








