BORNEONEWS, Sampit - Saat ini tengah berlangsung acara pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sajian nasi kuning yang digelar di Sampit, Minggu (7/1/2018).  

Sekarang tengah berlangsung proses perhitungan dan penilaian oleh pihak MURI terhadap sajian nasi kuning terbanyak di Stadion 29 November Sampit.

Andre selaku manajer MURI tampak mulai melakukan penghitungan sajian nasi kuning yang dimasukkan ke dalam kotak kemasan yang sudah diberi nomor kupon.

Penilaian dilakukan pada saat para peserta mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang ke-65. Karena memang, acara pemecahan rekor MURI sajian nasi kuning digelar dalam rangka memperingati HUT Kotim tersebut.

Nantinya setelah dilakukan penilaian dan juga upacara HUT Kotim, sajian tersebut akan langsung dibagikan kepada para peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, organisasi, instansi, ormas, dan juga masyarakat umum yang datang ke tempat tersebut.

Saat ini sendiri, ribuan masayarakat terus berdatangan dan mulai masuk ke tepi-tepi Stadion 29 November. Mereka nantinya akan dibariskan di tengah lapangan sesuai dengan tempat yanh sudah diatur oleh pihak panitia.

Sementara, kegiatan pemecahan rekor muri sajian nasi kuning terbanyak dengan bahan dasar beras siam epang tersebut, dilaksnakan bertepatan dengan HUT Kotim. Dan juga sebagai bagian untuk mempromosikan beras siam epang yang unggul nasional dan diakui merupakan milkk Kotim.

"Untuk sajian nasi kuning ini sudah kami taruh di atas meja, dan pihak muri sudah mulai melakukan perhitungan dan penilaian," kata

Koordinator Pemecahan Rekor MURI dan Koordinator Repsepai Ramah Tamah HUT Kotim ke-65 Alang Arianto, Minggu (7/1/2018). (MUHAMMAD HAMIM/B-5)