BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara Nadalsyah berharap Operasi Gelar Telabang 2018 mampu menciptakan iklim daerah yang kondusif dan aman. Sehingga proses pilkada dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pilkada merupakan manifestasi pelaksanaan demokrasi yang melibatkan rakyat secara aktif dalam menentukan pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan. Melalui mekanisme pilkada secara langsung di daerah, rakyat mempunyai hak untuk memilih yang terbaik menjadi pimpinan di daerahnya,” Kata Nadalsyah, Minggu (7/1/2018).
Dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, lanjut dia, keamanan menjadi faktor utama dan memiliki peran strategis dalam menentukan kelancaran serta kesuksesan seluruh tahapan. Apalagi potensi gangguan kamtibmas diprediksi lebih kompleks bila dibanding dengan penyelenggaraan pilkada provinsi.
“Hubungan yang sangat dekat antara elit atau para pasangan calon dan masyarakat pemilih menjadi salah satu penyebab rentannya terjadi gesekan atau bentrok masa pendukung, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, yang perlu dicermati ialah terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius. Hal itu perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat menggangu dan menghambat jalannya seluruh tahapan pelaksanaan pilkada.
Bupati juga berharap, seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara yang belum memiliki kartu identitas diri baik KTP, maupun surat keterangan pengganti KTP sementara, serta identitas lainnya, untuk segera melapor ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sehingga dapat segera diproses pembuatan identitasnya.
“Hal in juga untuk dapat menggunakan hak pilih pada pelaksanaan pilkada di Kabupaten Barito Utara pada tahun ini. Sehingga kepala daerah terpilih nantinya betul-betul dari pilihan masyarakat,” ungkapnya. (RAMADANI/B-3)








