BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Supriadi menilai, usia kabupaten ini yang menginjak ke-65 tahun merupakan umur yang matang. Makanya seharusnya segala persoalan di daerah harus bisa diselesaikan.

"Seperti halnya soal infrastruktur jalan, jembatan, kesehatan, pendidikan dan pertanian dalam artian luas. Usia 65 tahun ini sudah lebih dari setengah abad seharusnya Kotim ini sudah dewasa dan maju dalam berbagai bidang," kata Supriadi Minggu (7/1/2018).

Meski begitu, menurutnya pembangunan di daerah ini memang sudah mengalami kemajuan. Namun kemajuan itu ternyata masih tidak merata dan terkesan hanya dirasakan sekelompok orang terutama yang hidup di areal perkotaan saja.

Contoh nyata bisa dilihat warga yang ada di pedalaman, betapa mereka mengalami permasalahan hanya di urusan infrastruktur jalan, parahnya seperti musim hujan jalan kerap kali berubah jadi kubangan lumpur.

"Terlepas apakah jalan itu milik pemerintah provinsi atau milik kabupaten yang pasti masyarakat merasa masih belum merdeka dari urusan ketertinggalan akses jalan darat," ucapnya.

Supriadi juga meminta pemerintah daerah fokus menyelesaikan sejumlah perencanaan yang sudah tertuang di APBD Kotim, kedepannya arah kebijakan kepala daerah hendaknya berorientasi kepada kepentingan dan peningkatan ekonomi masyrakat Kotim.

"Seperti halnya pembangunan di sektor ekonomi pertanian, dan lain sebagainya, itu harus ditingkatkan dan merata," pungkasnya. (NACO/B-5)