BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sampah masih jadi masalah klasik Pangkalan Bun. Hal itu akibat kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya, salah satunya sering dijumpai di trotoar-trotoar jalan.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) M Robiannor saat ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Senin (8/1/2018). "Kita sudah dapat Adipura 11 kali, sangat disayangkan jika masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan," kata dia.

Ia melanjutkan pihaknya selalu menggalakkan kebersihan berbasis masyarakat dan menjalin program kebersihan dengan sekolah-sekolah di Kobar. Dengan tujuan, memberikan sosialisasi sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Ke depan, tempat sampah akan masuk ke jalur lingkungan dan tidak ada lagi yang di poros-poros jalan. Sehingga kebersihan kota akan terjaga dan tidak ada lagi sampah-sampah yang berada di trotoar," cetus dia. (HARDI/B-8)