BORNEONEWS, Sampit - Musibah banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meluas. Sebelumnya banjir melanda tiga desa di Kecamatan Cempaga Hulu dan satu desa Di Kecamatan Tualan Hulu. Terbaru, banjir menyerang Desa Bejarau, Kecamatan Parenggean.
"Baru hari ini kami mendapatkan laporan, (banjir Desa Bejarau)," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, M Yusup, Selasa (9/1/2018).
BPBD masih menunggu laporan kades dan juga pihak kecamatan di daerah tersebut, terkait jumlah rumah yang diterjang banjir.
"Belum ada laporan untuk jumlah rumah yang terendam. Dan hingga sore ini kami masih menunggu," kata Yusup.
Dilihat dari foto yang dilaporkan, tinggi air di desa tersebut cukup tinggi. Banjir diduga sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir.
"Kalau laporan air masih terus meningkat, kami akan siapkan tim untuk mendatangi lokasi tersebut. Saat ini kami sudah bersiap," pungkas Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








