BORNEONEWS, Sampit - Aktivitas Galian C di Desa Keruing, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur yang sempat dikeluhkan warga Desa Sudan karena merusak jalan akhirnya dihentikan.
Menurut Kepala Desa Keruing, Dentiy, kerusakan jalan yang rusak akibat truk Galian C di desa sudah ada satu titik, kades mengklaim jalan tersebut sudah diperbaiki oleh pihak kontraktor yang melakukan kegiatan Galian C tersebut.
"Sebelum dilalui truk Galian C jalan itu sudah rusak, dari pihak kontraktor sudah beberapa kali melakukan perbaikan," ucap kades, Rabu (10/1/2018).
Kades menyebut, saat kegiatan itu dilakukan cuaca sedang tidak mendukung. Wilayah tersebut sempat diguyur hujan, karena itulah semakin memperparah kondisi jalan yang dilalui masyarakat desa tetangga mereka itu menuju ke Jalan Provinsi maupun ibu kota kecamatan.
"Namun saat ini mereka sudah istirahat, memang kemarin sempat kerja hampir satu minggu," terangnya saat dikonfirmasi.
Menurut Dentiy, pihaknya sempat ingin memortal jalan itu karena mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun sebelum itu dilakukan pihak pekerja langsung menghentikan aktivitasnya, mengingat akibat kegiatan itu aktivitas warga jadi terhambat.
Beberapa waktu lalu, warga Sudan hingga perangkat desa mengeluhkan kegiatan galian c dari desa Keruing yang merusak jalan desa akibatnya jalan yang selama ini dipernbaiki menggunakan dana dari kabupaten itu rusak parah. Padahal mereka sudah mengingatkan jangan ada kegiatan sementara terutama saat memasuki musim penghujan saat ini.(NACO/B-5)








