BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara Nadalsyah berharap tahapan pilkada, mulai dari pendaftaran hingga pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, berjalan dengan aman dan lancar.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pilkada merupakan manifestasi pelaksanaan demokrasi yang melibatkan rakyat secara aktif dalam menentukan pemimpinan yang akan menjalankan roda pemerintahan. Melalui mekanisme pilkada secara langsung di daerah, rakyat mempunyai hak untuk memilih yang terbaik menjadi pimpinan di daerahnya,” kata Bupati Nadalsyah, Kamis (11/1/2018).
Dikatakannya, dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, keamanan menjadi faktor utama dan memiliki peran strategis untuk menentukan kelancaran dan kesuksesan seluruh tahapan. Apalagi potensi gangguan kamtibmas pada pemilihan bupati diprediksi lebih kompleks bila dibanding dengan penyelenggaraan pemilihan gubernur pada 2015 lalu.
“Hubungan yang sangat dekat antara elit atau para pasangan calon dengan masyarakat pemilih menjadi salah satu penyebab rentannya terjadi gesekan atau bentrok antara masa pendukung, maupun gangguan kamtibmas lainnya sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya.
Nadalsyah juga berharap, seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara yang belum memiliki kartu identitas diri baik KTP, maupun surat keterangan pengganti KTP sementara, serta identitas diri lainnya untuk melapor ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga dapat segera diproses.
“Hal ini juga untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada di Kabupaten Barito Utara pada tahun ini, sehingga kepala daerah terpilih nantinya betul-betul dari pilihan masyarakat,” ungkapnya.(RAMADANI/B-3)








