SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Unik dan patut di contoh apa yang dilakukan oleh anak-anak muda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini. Mereka secara bersama-sama membuka usaha kuliner sambil mendakwahkan syiar Islam. 

Usaha kuliner itu dinamakan Dapoer Bahari, di Jalan Pemuda, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Di sana tersedia berbagai kuliner berbeda-beda, namun satu pengelolaan. 

Di tempat usaha itu, mereka menulis pesan moral di dinding-dinding rumah makan tersebut. 

"Kami menuliskan kutipan dari hadist, dengan harapan bisa kami terapkan pada diri sendiri. Dan tentunya terhadap para pengunjung yang datang untuk makan di Dapoer Bahari tersebut," ujar Koordinator Pengelola Rumah Makan Dapoer Bahari, Fauzan Aprilianor, Jumat (12/1/2018). 

Tulisan dakwah tersebut tersebut juga bertujuan untuk memperbaiki diri sendiri. Apalagi manusia tidak lepas dari kesalahan. Sehingga mereka ingin saling mengingatkan, walaupun hanya dengan tulisan. 

Sementara, untuk rumah makan tersebut, pihaknya menggunakan konsesp tradisional. Dengan bangunan dari kayu dan juga beratap daun. Hal itupun menambah suasana semakin nyaman. 

"Untuk konsep yakni tradisional, dan ada 14 kedai yang kami sediakan dengan menu makanan berbeda-beda," kata Fauzan. 

"Kami menyediakan tempat ini juga sebagau wadah bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," terang Fauzan. 

Untuk harga sendiri cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp8.000 hingga Rp25 ribu. Dan sudah disepakati bersama. Sehingga semua pedagang yang buka di kedai tersebut tidak diperbolehkan menjual di atas harga tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)