KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pendapatan Daerah 2017 dan Penetapan Target Pendapatan Daerah 2018 di aula kantor yang sebelumnya bernama Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Seruyan tersebut.

"Kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh seluruh instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Seruyan karena ini menyangkut hasil pendapatan daerah," kata Kepala BPPRD Seruyan Markus, ketika membuka kegiatan tersebut, Senin (4/12/2017).

Menurut mantan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan ini, penyampaian pendapatan setiap intansi itu harus dipaparkan agar instansi tersebut dapat mengajukan pendanaan dalam anggaran di tahun yang akan datang.

"Pendapatan dari instansi ini juga akan mendorong pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari penerimaan dan pendapatan di setiap SKPD," terangnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Seruyan Agus Suharto menambahkan, PAD dalam struktur pendapatan daerah tercermin dari besarnya kontribusi terhadap pendapatan daerah, sehingga dari besarnya kontribusi tersebut dapat mencerminkan kemandirian suatu daerah dalam pembiayaan rumah tangganya.

"Saat ini struktur pendapatan daerah kontribusi PAD masih rendah dan berkisar 4,13 persen," ungkapnya. (FREDY MANSYUR HUDA/B-5)