BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemkab Seruyan optimistis capai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2017.
"Periode Januari hingga November serapan PAD Seruyan 2017 sekitar Rp97 miliar atau sekitar mendekati 80 persen dari target 120 miliar. Kita perkirakan akhir tahun tercapai," kata Kepala BPPRD Seruyan Markus, Rabu (6/12/2017).
Markus menjelaskan, jika dibandingkan dengan jumlah APBD, besaran PAD masih jauh dari harapan. Sebuah daerah dikatakan mandiri apabila pendapatan daerahnya 100 persen atau sama dengan besaran APBD.
"Kalau ingin kabupaten ini maju tentunya dari PAD, ini yang perlu kita dorong bersama, bagaimana kita memaksimalkan PAD," kata mantan Asisten III Setda Seruyan tersebut.
Ia menegaskan, BPPRD ini hanya badan yang sifatnya hanya mengkoordinirkan SKPD yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih berkepentingan.
Maka dari itu, tambah Markus, sangat penting untuk mengevaluasi kekurangan-kekurangan dan menentukan terget-target pendapatan daerah kedepan. Pasalnya, dana dari Pemerintah pusat yang dikucurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAU) akan semakin dikurangi oleh pemerintah.
"Ini adalah hal penting dalam menetukan pendapatan kita, ya semuanya harus berkontribusi, karena dana DAU akan semakin berkurang," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA/B-5)








