BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara mencatat, sebanyak 40 warga Kabupaten Sukamara menderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di tahun 2017. Jumlah itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Memang ada peningkatan. Tahun 2016 hanya ada 29 warga saja yang menderita DBD, sedangkan tahun ini bertambah menjadi 40 orang," ucap Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sukamara, Dr Benson Nababan, Sabtu (13/1/2018).
Menurut Beson, peningkatkan tersebut masih dinilai wajar dan belum masuk katagori kasus luar biasa (KLB), karena tidak ada korban jiwa dalam meningkatnya jumlah penderita. "Jika ada pasien meninggal dunia, maka bisa masuk atau terjadi kasus luar biasa," terangnya.
Benson menambahkan, setiap pasien yang terkena DBD secara cepat ditangani oleh pihak medis rumah sakit untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kenaikan jumlah pasien DBD tidak membuat kegiatan ekstra, hanya sebatas demam dengue yang bisa ditangani dengan cepat oleh petugas kesehatan," ujar Benson Nababan. (NORHASANAH/B-2)








