KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Direktur Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Guntur J Ruben menyatakan, kebocoran pipa PDAM masih terjadi, bahkan diperkirakan di atas 35%.

Kebocoran pipa tersebut berdampak kurang baik untuk perusahan, bahkan menimbulkan kerugian.

"Kebocoran masih di atas 35%. Ini menjadi perhatian serius kami," ungkap Guntur saat ditemui wartawan ketika berada di kantor Bupati Gumas, Senin (15/1/2018).

Selain masalah kebocoran pipa, saat ini pelayanan air bersih dari perusahan milik Pemkab Gunung Mas itu juga kerap dikeluhan pelanggan. Hal itu turut menjadi perhatian serius pihak PDAM. Terlebih, air bersih merupakan kebutuhan masyarakat. 

"Tahun ini kami menargetkan sambungan rumah 500. Semoga saja target bisa terealisasi," harap Guntur.

--page

Ia menambahkan, PDAM terus berupaya memperluas jaringan dan namambah jumlah pelanggan. Perluasan jaringan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Pelanggan PDAM mencapai 4.684 sambungan. Kami akan terus berupaya menambah pelanggan," ucap Guntur. (EPRA SENTOSA/B-3)