BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Nadalsyah baru saja meresmikan dua pusat kesehatan masyarakat yakni Puskesmas Muara Teweh dan Puskesmas Trahean.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara Robansyah menyebutkan, Puskesmas Muara Teweh hanya direnovasi atau rehabilitasi, yang pelaksanaan melalui empat tahap. Total anggarannya sebesar Rp2,333 miliar.
Tahap pertama dilaksanakan pada 2014, dengan nilai kontrak Rp594 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tahap kedua pada 2015 dengan nilai kontrak Rp658 juta juga bersumber dari DAK.
Tahap ketiga, pada 2016 dengan nilai kontrak Rp584 juta. Selanjutnya, tahap keempat dilaksanakan pada 2017 dengan nilai kontrak sebesar Rp494 juta juga dari DAK.
“Semua pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh kontraktor CV Cipta Karya Mandiri, serta konsultan perencana dilaksanakan oleh CV Megah Total Muara. Sedangkan konsultan pengawas dilaksanakan oleh CV Huma Arsitek Pusat Muara Teweh,” sebut Robansyah.
Sedangkan untuk Puskemas Trahean di Kecamatan Teweh Selatan, merupakan pebangunan baru dengan nilai kontrak mencapai Rp1,019 miliar yang dilaksanakan dengan dua tahap pembangunan.
Tahap pertama dilaksanakan pada 2014 dengan nilai kontrak Rp522 juta yang dikerjakan oleh CV Borneo Jaya Lestari. Tahap kedua dilaksanakan pada 2015 dengan nilai kontrak Rp497 juta yang dikerjakan oleh CV Cahaya Masa.
--page
“Untuk konsultan perencana dilaksanakan oleh CV Tingang Baru pusat Palangka Raya, serta konsultan pengawas yakni CV Cendrawasih Mitra Pratama pusat Palangka Raya,” sebut Robansyah. (RAMADANI/B-3)








