BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Program satu desa satu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), merupakan salah satu target utama yang ingin dicapai di bawah Kepemimpinan Bupati Kapuas Ben Brahim S didampingi sang isteri yang merupakan Bunda PAUD Kabupaten Kapuas. Ternyata, pencapaian pembangunan dan program PAUD sangat pesat.
Semula hanya mencapai sekitar 26% di Kabupaten Kapuas, kini realisasi pembangunan PAUD sudah mencapai 100% lebih. "Kita bersyukur pencapaian program satu desa satu PAUD, data riil kita sudah mencapai 100 persen lebih. Kini keberadaan PAUD sudah tersebar secara merata di Kabupaten Kapuas. Setiap desa yang ada telah memiliki PAUD, bahkan satu desa bisa ada dua atau tiga PAUD," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Ilham Anwar, Senin (15/1/2018).
Menurut Ilham, dengan tersebarnya PAUD di seluruh desa, maka penguatan pendidikan anak sejak dini bisa memacu tingkat kecerdasan masyarakat di masa mendatang. Hal ini merupakan suatu wujud komitmen pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan di daerah tersebut.
Ilham menyebut, di Kabupaten Kapuas ini sebelumnya keberadaan PAUD belum menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tetapi dipimpin Ben Brahim S Bahat, hal itu menjadi persoalan penting dan berhasil dibenahi.
Dia berharap, dengan adanya PAUD di setiap desa, maka ke depan masyarakat di Kapuas bisa membaca atau menulis. Kecerdasan masyarakat Kapuas ditunjang dengan sarana pendidikan, juga bisa terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)








