BORNEONEWS, Muara Teweh - Diduga gara-gara proyek, mantan kepala desa dan Kepala Desa Ipu, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, berkelahi menggunakan senjata tajam jenis parang.
Peristiwa memalukan itu terjadi di lokasi proyek jalan desa, Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Borneonews, perkelahian itu terjadi karena Kepala Desa Ipu As, 47, memiliki pekerjaan dengan Suk, 47, yang merupakan mantan kepala desa.
Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat kendala hingga menyebabkan selisih paham.
Selasa (16/1/2018) siang, keduanya bertemu dan membahas soal proyek tersebut. Namun keduanya berselisih, dan saling membawa parang hingga terjadi perkelahian berdarah.
--page
Akibat perkelahian itu, Ask mengalami luka di tangan kanan. Sedangkan Suk mengalami luka bacok di kepala dan kedua pergelangan tangannya nyaris putus.
Direktur RSUD Muara Teweh Dwi Agus Setijowati menuturkan, keduanya saat ini masih dirawat intensif di ruang IGD dan kamar operasi.
Disebutkannya, luka paling parah dialami Suk. "Pergelangan tangannya hampir putus sampai kelihatan tulangnya. Saat ini masih ditangani intensif oleh tim dokter," pungkas Dwi Agus. (RAMADANI/B-3)








