BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) William Novetra prihatin atas kasus kenakalan remaja di daerah ini. Dia menegaskan bahwa persoalan kenakalan remaja harus segera diatasi dan jadi perhatian serius oleh pemerintah daerah.
"Sebab jika tidak segera diatasi kenakalan remaja ini akan jadi persoalan sosial yang sangat besar kedepannya," kata William, Rabu (17/1/2018).
Menurut William masalah sosial ini penyelesainnya harus dilakukan secara koperehensif. Artinya semua pihak yang ada di berbagai stakeholder harus aktif dan bertanggung jawab. Bukan hanya tanggung jawab dari kepolisian dan sekolah saja.
"RT dan lurah harus ikut bertanggung jawab, untuk bersama-sama mengatasi masalah ini," kata politisi partai Demokrat tersebut.
Selain itu, dia juga meminta agar pengawasan kepada seluruh pelajar harus ditingkatkan, terutama dari pihak Satpol PP. Di Kota Sampit ini ada beberapa titik yang sudah dipetakan jadi lokasi perkumpulan para remaja tersebut.
--page
Kalau sudah ada titik atau markas para geng pelajar atau sejenisnya ini tinggal pengawasan, ketika di situ mulai berkumpul segera bubarkan dan warga hendaknya aktif melaporkan jika hal demikian terjadi.
William juga mengakui, munculnya fenomenal geng di kalangan pelajar ini sebagai salah satu gejala sosial. Tentunya ini sudah cenderung mencontohkan Kotim sudah menjadi kota besar.
Makanya kota ini dikatagorikan sebagai kota berkembang, persoalan sosial semacam ini pasti muncul, maka dari itu sekarang bagaimana menyikapinya dengan strategi sehingga generasi tetap beradab dan berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD.
"Peranan dari Satpol PP Kotim harus diperkuat, bagaimanapun kedepannya yang kita hadapi adalah persoalan sosial yang kompleks, perlu peran semua pihak," pungkasnya. (NACO/B-5)








