BORNEONEWS, Muara Teweh – Kasus perkelahian berdarah antara mantan kepala desa dan Kepala Desa Ipu, Kecamatan Lahei, pada Selasa (16/1/2018) mendapat perhatian serius dari kalangan DPRD Kabupaten Barito Utara. Salah seorang di antaranya Henny Roesgiaty Rusli.
Henny mengatakan, perkelahian tersebut sangat memalukan dan seharusnya tidak sampai terjadi. Kasus itu harus segera ditangani oleh pihak berwajib dan pemerintah.
Ia juga berharap, kejadian itu tidak berbuntut panjang dan tidak terulang kembali. Baik di Desa Ipu maupun desa-desa lainnya.
“Berdasarkan informasi yang didapat bahwa perkelahian itu karena penggunaan dana desa untuk pembangunan jalan,” ujarnya kepada Borneonews, Rabu (17/1/2018).
Disampaikan Henny, dana desa merupakan anggaran yang 100% diperuntukkan bagi masyarakat.
“Kenapa hanya karena dana untuk pembanguan desa untuk masyarakat ini diributkan? Bahkan sampai terjadi perkelahian berdarah seperti ini” sesalnya.
Ia juga meminta pihak Kecamatan Lahei agar dapat turut membantu menyelesaikan persoalan ini. (RAMADANI/B-3)








