PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rapat koordinasi melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Graha Bhayangkara, Polda Kalteng resmi ditutup, Rabu (17/1/2018) pukul 15.00 WIB.

Kegiatan yang dibuka oleh Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko pada Selasa (16/1/2018) itu ditutup oleh Wakajati Kalteng Rudy Yulianto.

Dalam sambutannya Wakajati yang dalam hal ini mewakili Kajati Kalteng Adi Sutanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang paling pertama di Indonesia.

Dia berharap dengan rakor tersebut, pelaksanaan pesta demokrasi di 10 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Dia juga berpesan kepada mereka yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu untuk mempedomani UU jika ada perkara yang ditangani.

"Kemudian jaga soliditas dan kerjasama tim sehingga tegas dalam memutuskan setiap penanganan yang ada. Kedepankan koordinasi dan komunikasi serta jauhi sifat arogansi," katanya.

"Budayakan pelaksanaan gelar perkara dan lakukan deteksi setiap masalah yang ada baik penyelidikan maupun penyidikan," tuntasnya.

Sebelumnya, pada hari pembukaan juga dilakukan penandatanganan Momentum of Understanding (MoU) antara Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng dan Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi.

MoU ini berisi sepakat menciptakan situasi yang aman dan kondusif dalam Pilkada serentak. (BUDI YULIANTO/B-6)