KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas -  Sebuah Rumah Makan Huma Asri di Jalan Pemuda, Kapuas, terbakar, Kamis (18/1/2018) dini hari. Pada waktu kejadian tiga penjaga rumah makan tersebut sedang tertidur lelap.

Keterangan saksi mata, Sadikin (20) sekitar pukul 00.30 WIB ia melihat kepulan api pertama kali dari bagian dapur. Ketika melihat pemandangan itu ia langsung memukulkan tiang listrik sekeras-kerasnya untuk memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran.

"Awalnya warga sekitar ada yang melihat, langsung saja saya pukul tiang listrik. Kemudian saya bersama warga langsung mendobrak pagar di depan dan berlari ke belakang, setelah itu saya dobrak pintu belakang dan ketiga orang penjaga di dalam warung yang ternyata masih terlelap tidur langsung berlari keluar," katanya.

Usai mendobrak pintu itu, Sadikin bersama warga mengangkut sebuah motor mio yang ada di dalam warung untuk menjauhkannya dari titik api.

"Terpaksa kami angkat motor itu, karena dikunci stang," katanya.

--page

Ketiga pekerja yang ketika peristiwa berlangsung yakni Arpandi, Jani dan Aan. Berdasarkan keterangan dari Arpandi ia tidak tahu pasti  penyebab asal mula munculnya api.

"Karena pada waktu itu kami sedang tidur, dan mengetahui bahwa ada api kami langsung berlarian keluar," katanya.

Api berhasil dipadamkan dan hanya menghanguskan bagian dapur. Padahal pondasi bangunan terbuat dari kayu dan bahan-bahan yang sangat cepat terbakar.

Lurah Selat Dalam, Saiful Fadjri pun langsung menuju tempat perkara  pada saat mendengar informasi kalau ada kebakaran di rumah makan tersebut.

Ia mengapresiasi regu pemadam kebakaran yang cepat dan tanggap dalam memadamkan api sebelum menghanguskan seluruh bangunan. "Pemadam kita di sini sangat cepat dan tanggap, jadi api tidak sempat menghanguskan seluruh bangunan kareba telah dipadamkan para pemadam yang ada di  Kapuas," katanya.

--page

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebuah kulkas dan beberapa peralatan dapur lainnya hangus terbakar.

Kasus ini pun masih dalan penyelidikan pihak polisi untuk mengetahui lebih jelas apa penyebab terjadinya kebakaran. (HAMDI/B-5)