BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten Seruyan menyatakan keseriusannya untuk menggarap sektor pariwisata di daerah tersebut.
"Sudah saatnya kami serius memanfaatkan potensi pariwisata menjadi salah satu bagian penting dalam rangka memacu pembangunan Seruyan," kata Bupati Seruyan Sudarsono di Kuala Pembuang, Rabu (1/11/2017).
Ia mengatakan, potensi pariwisata harus mulai digarap oleh pemerintah seiring dengan terbangunnya dan berfungsinya berbagai infrastruktur khususnya jalan yang menghubungkan antarkecamatan serta desa di mana objek wisata itu berada.
"Pariwisata ini harus dimanfaatkan, sehingga paling tidak kami sudah mencadangkan pariwisata sebagai bagian penting yang ke depan diharapkan dapat berdampak secara ekonomi bagi masyarakat dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.
Orang nomor satu di "Bumi Gawi Hatantiring" ini mengungkapkan, Seruyan memiliki potensi pariwisata yang nyaris sempurna. Mulai dari laut, pantai, hutan rimba, riam, air terjun, perbukitan, riam hingga Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang luasnya hampir 200 ribu hektare.
Kemudian, di kabupaten yang memiliki luas kurang lebih 16 ribu kilometer persegi juga terdapat Danau Sembuluh di Kecamatan Danau Sembuluh yang merupakan danau terbesar di Kalteng dan terbesar ke tujuh di Indonesia dengan luas 7.832,5 hektare.
Selain itu, dari sisi budaya, di kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Kotawaringin Timur itu juga terdapat Desa Bangkal di Kecamatan Seruyan Raya yang sudah dicanangkan sebagai desa budaya Dayak di Kalteng.
"Inilah berbagai potensi wisata yang sering saya katakan sempurna, jadi sayang kalau tidak kami garap atau manfaatkan untuk pembangunan daerah, dan kami yakin sektor pariwisata di Seruyan akan berkembang seiring dengan terbangunnya akses jalan yang menghubungkan seluruh wilayah di Seruyan," katanya. (KBA)








