KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas menegaskan bahwa tunjangan kinerja bagi aparatur sipil negera (ASN) tahun 2018 nanti pasti dibayar.

Hal itu disampaikan Bupati saat ia menggelar konferensi pers dengan awak media di rumah jabatannya usai acara ramah tamah dengan delegasi negara Nepal, Rabu (17/1/2018) tadi malam.

Bupati mengaku isu yang berkembang, terutama di media sosial (Medsos) ada yang mengatakan kalau tunjangan kinerja di Kabupaten Katingan itu hanya dibayar sampai bukan keempat saja.

"Itu tidak benar, masak tunjangan kinerja untuk tahun ini dibayar hanya sampai bulan keempat saja, ya tidak lah, semuanya sampai akhir tahun nanti pasti akan dibayarkan," tegas Bupati Sakariyas.

Untuk itu, Bupati meminta kepada pihak yang menyampaikan informssi lewat Medsos agar tidak mempolitisasi terkait tunjangan kinerja ini.

--page

"Jangan dipolitisir, yang pasti saya berharap ASN bersabar, pasti dibayar karena ini sudah dianggarkan," katanya.

Namun, kata orang nomor satu di Katingan ini tunjangan kinerja itu tidak ful 100 persen, namun hanya berkisar 30% hingga 40% dibayarkan mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah yang pada tahun 2018 ini masih dinilai sakit.

"Di- 2018 ini kita kan kesulitan sekarang, saya masih kesulitan mencari duit untuk tunjangan kinerja ini. Nah di 2019 akan kita bayar pul. Sebab 2018 ada pilkada banyak duit yang kita keluarkan, kita harus bagi-bagi, dan saya juga masih mencari jalan supaya tunjangan kinerja kita dibayar full," katanya.

Adanya tunjangan kinerja di daerahnya ini, lanjut Sakariyas karena mengikuti saran pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun bagi ASN yang mendapatkan tunjangan kinerja mereka tidak bisa lagi mendapatkan tunjangan daerah, begitu sebaliknya. Tunjangan daerah juga bisa trrbayarkan khusus bagi para pegawai yang disiplin.

"Namanya saja tunjangan kinerja, sudah barang tentu diberikan kepada pegawai yang rajin, yang malas ya tidak dapat," katanya.

Bupati mengaku bakal terus memperhatikan kesejahteraan bagi para ASN ini, sebab ia menilai mereka adalah tulang punggungnya. (ABDUL GOFUR/B-5)