BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas mengaku telah mengajukan cuti kepada Kemendagri setelah ia secara resmi mencalon sebagai bupati Katingan.
Pengajuan cuti disampaikan kepada Sekjen Otonomi Daerah melalui Gubernur Kalteng.
Sakariyas maju bersama calon wakilnya Sunardi Litang menggunakan perahu PDI Perjuangan.
Sakariyas adalah bakal calon petahana yang bakal bertarung dengan beberapa jago lainnya, baik dari calon yang diusung partai politik (parpol) maupun jago dari jalur perseorangan.
"Saya sudah memohon cuti yaitu mulai tanggal 15 Pebruari sampai 15 Juni mendatang yaitu kurang lebih lima bulan kepada gubernur untuk diteruskan ke Kemedagri, dan itu sudah saya ajukan beberapa hari yang lalu," ujar Bupati Sakariyas, Rabu (17/1/2018) malam di rumah jabatannya.
--page
Mengenai siapa nantinya yang ditunjuk sebagai penjabat bupati, Sakariyas mengaku itu adalah domainnya Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang menentukannya.
"Tergantung gubernur. Yang pasti saya mengusulkan, saya cuti, nanti gubernur yang menunjuk. Dan biasanya pejabat yang ditunjuk itu dari provinsi,'" katanya.
Namun saat ditanya apakah sejauh ini dirinya telah mendapatkan informasi atau laporan dari Sekda Nikodemus untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini lebih dikenal aparatur sipil negara (ASN), Bupati Sakariyas mengaku belum tahu.
Pasalnya, Sekda Nikodemus juga menjadi bakal calon (balon) bupati di pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang berpasangan dengan Muliyani dari jalur perseorangan.
"Saya tidak tahu kalau pak sekda, silakan tanya sama yang bersangkutan," katanya.
Bupati Sakariyas mengimbau kepada para ASN di daerahnya untuk tetap melaksanakan tugas dengan baik. Menjaga ketertiban, dan menjaga netralitas.
"Yang pasti mereka juga bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik saat pencoblosan nanti," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)








