KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemkab Seruyan bersama jajaran forum koordinasi pemerintah daerah (FKPD) setempat menggelar Apel Merah Putih 2017 bertajuk 'Gelora Bulan Kemerdekaan RI' di halaman Mess Pemda Seruyan, Selasa (1/8/2017).
"Bangsa yang tidak percaya pada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka," kata Bupati Seruyan Sudarsono saat membacakan pesan kebangsaan yang disampaikan Presiden Soekarno pada HUT RI 1963 silam. 
Ia mengatakan, Soekarno mengatakan bahwa perjuangan dulu lebih mudah karena mengusir penjajah, dan saat ini perjuangan kita akan lebih sulit kerena akan melawan bangsamu sendiri.
Demikian pula jatuh bangunnya negara ini sangat tergantung dari bangsa itu sendiri. Semakin pudar persatuan dan keperdulian Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. 
"Jangan mengharapkan bangsa lain hormat terhadap bangsa ini bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa dan merusak serta mencuri kekayaan ibu pertiwi," tegasnya.
Orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring ini menjelaskan, pesan kebangsaan ini mewujudkan suatu tantangan dan motivasi seluruh generasi penerus bangsa dengan semangat gotong royong dan kebersamaan untuk rela berkorban demi menjaga keutuhan serta mempu mewujudkan cita cita bangsa dan negara. 
Selain itu, terangnya, para pendiri bangsa ini telah sepakat membuat pedoman hidup berbangsa dan bernegara untuk bangsa yang bersifat dinamis dan mempersatukan segenap bangsa indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan  keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
"Dasar negara ini harus kita tanamkan dan baktikan," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA)