BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2017 tingkat Kabupaten Seruyan, Bupati Sudarsono mengajak seluruh masyarakat agar peduli terhadap permasalahan yang dialami anak-anak saat ini.
"Kita mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk peduli terhadap permasalahan anak-anak, sehingga kekerasaan terhadap anak tidak akan terjadi lagi, baik yang dilakukan orang tua, keluarga dan orang lain," katanya di Kuala Pembuang, Selasa (1/8/2017).
Ia menambahkan, momen Hari Anak Nasional 2017 ini agar seluruh komponen masyarakat bersama-sama dapat mewujudkan kesejahteraan anak dengan menghormati hak-hak dan memberikan jaminan pemenuhan haknya tanpa perlakuan diskriminasi terlepas dari maraknya kasus-kasus kekerasan terhadap anak.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seruyan Ratna Mustika yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Seruyan mengatakan, untuk mensukseskan program pendidikan anak usia dini diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat meningkatkan peran sertanya melalui berbagai kegiatan antara lain dengan mengembangkan layanan pendidikan anak usia dini melalui pendirian jenis-jenis satuan pendidikan anak usia dini.
"Pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk dapat memfasilitasi penyelenggaraan proses belajar mengajar pendidikan anak usia dini, sehingga jangkauan layanan pendidikan anak usia dini semakin meningkat," katanya.
Selain itu, tambahnya, kepada seluruh guru pendidikan anak usia dini di Seruyan untuk bisa menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pendidikan paud yang lebih baik.
“Mari kita dukung pendidikan karakter anak melalui berbagai kegiatan kreatifitas guna mewujudkan karakter anak bangsa yang religius, beriman dan berakhlak mulia," katanya.
Sementara, Ketua Panitia Hari Anak Nasional 2017 Kabupaten Seruyan Masrohim menjelaskan, peringatan ini dimaksudkan agar seluruh komponen bangsa yaitu negara, pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua agar bersama sama mewujudkan setiap peran anak-anak.
"Caranya ialah dengan menghormati hak-hak anak dan memberikan jaminan terhadap pemenuhannya tanpa melakukan deskriminatif dan meningkatkan peran serta pemerintah, dunia usaha dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA/B-5)








