BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Bantuan ini merupakan tindaklanjut permohonan warga yang disampikan ke anggota Komisi IV DPR RI asal Kalimantan Tengah Hamdhani.
"Pada tahun ini Kementan telah mengalokasikan anggaran untuk 50 unit alat mesin pertanian (alsintan)," katanya Hamdhani, 7/8/2017).
Ia mengatakan, puluhan alsintan ini dibagikan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk Seruyan dan sejumlah kabupaten lain di Kalteng. Untuk di Kabupaten Seruyan, bantuan alsintan yang diberikan terdiri dari dua unit traktor roda empat, lima unit traktor roda dua, dan lima unit mesin pompa air yang dibagikan kepada pemerintah daerah setempat untuk para petani di Seruyan.
Menurut politisi Partai Nasional Demokrat ini, Kabupaten Seruyan memiliki potensi pertanian yang sangat besar, karena dibandingkan dengan daerah lain di Kalteng, Seruyan masih memiliki lahan yang luas untuk digarap menjadi lahan pertanian produktif.
"Pertanian Seruyan ini potensinya masih sangat besar, karena itu saya bangga dan berkomitmen untuk terus membantu memajukan sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Seruyan," ungkapnya.
Ia menegaskan, bantuan alsintan ini harus digunakan sebaik mungkin. Jangan hanya disimpan di rumah, karena tujuaan penggunaan alsintan untuk memudahkan dalam bertani.
Diharapkan bantuan yang disalurkan bagi petani ini dapat dimanfaatkan atau dipergunakan dengan baik guna menunjang kelancaran aktivitas pertanian.
"Baik untuk pertanian komoditi tanaman padi maupun holtikultura," katanya.
Sementara itu, Bupati Seruyan Sudarsono menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Hamdani yang selama ini telah berkontribusi begitu banyak untuk pembangunan pertanian di Seruyan.
"Harapan kita, petani yang telah menerima bantuan alsintan dapat memanfaatkannya secara maksimal, jangan sampai nganggur dan jadi rongsokan," katanya.
Orang nomor satu di 'Bumi Gawi Hatantiring' ini juga meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melalui penyuluh di lapangan agar selalu melakukan pendampingan lanjutan seperti memberikan bimbingan teknis dan manajerial serta selalu memantau pemanfaatan alsintan.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana meningkatkan produktivitas pertanian, karena itu saya berharap dengan bantuan alsintan produktivitas petani kita dapat terus ditingkatkan," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA)







