BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Sudarsono melepas secara resmi puluhan calon haji asal kabupaten setempat di halaman Masjid Agung Nurul Yaqin Kuala Pembuang, Selasa (8/8/2018).
"Jamaah ini mendapat berkah rezeki yang sangat membahagiakan, dan kami dari pemerintah daerah berdoa perjalanan jamaah ini mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT, dan juga berdoa pada saatnya nanti dapat kembali dengan selamat," katanya.
Ia mengatakan, ibadah haji merupakan ibadah yg diwajibkan bagi yang umat Islam yang mampu, baik itu mampu secara fisik maupun finansialnya.
Ibadah ini juga tidak gampang dilakukan, karena daftar tunggu untuk melaksanakan ibadah ini saja perlu kesabaran karena cukup lama.
"Daftar tunggu cukup lama dan perlu kesabaran," katanya.
Ia menuturkan, banyak warga yang meminta pendapat terkait haji, misalnya apakah melaksanakan umrah dulu atau haji dulu, dan kira-kira cukup tidak umur.
"Urusan umur bukan urusan kita tetapi daftar haji adalah urusan kita, bisa saja ada hal yg tak terduga seperti penambahan kuota di Kalteng sebanyak 500 orang," terangnya seraya menegaskan, "Bagi yang memiliki kemampuan lebih baik dan penting daftar dulu, kalau Allah memanggil kita, maka kita pun akan berangkat."
Ia menambahkan, suhu tanah suci Mekkah, Arab Saudi sangat panas dan berbeda sekali dengan Indonesia. Suhu disana mampu mencapai 42-48 derajat. Oleh karena itu penting untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi buah dan minum air.
"Di sana air zam-zam tidak akan pernah habis dan ada di mana saja," katanya.
Tahun ini, tambah Sudarsono, akan memberangkatkan sebanyak 28 orang calon haji asal Seruyan. Namun, sebenarnya orang Seruyan lebih banyak lagi berangkat, akan tetapi melalui daerah lain seperti di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sebabnya bukan karena Kuala Pembuang jauh, melainkan disana ada banyak keluarga besar, sehingga untuk urusan pendaftaran hingga administrasi lebih mudah.
"Jamaah harus memanfaatkan kesempatan selama di tanah suci untuk sungguh-sungguh beribadah, karena ibadah ini tidak gampang dan di tanah suci pun tidak lama. Perbanyaklah ibadah dan mudah-mudahan sekembalinya dari sana menjadi haji mabrur," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA)








