SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Setiap pelaksanaan reses yang dilakukan DPRD Kotawaringin Timur usulan dari masyarakat masih seputar infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, pasalanya sampai saat ini tiga sektor tersebut masih belum mampu diatasi.

H Dani Rakham, anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan V mengatakan, dari reses perseorangan yang ia lakukan, masyarakat di Kecamatan Parenggean, Tualan Hulu, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang dan Bukit Santuai masyarakat masih mengusulkan usulan mereka yang sampai saat ini belum terealisasi.

"Kami harapkan tiga sektor tersebut segera direalisasikan oleh pemerintah, agar di tiap tahun anggaran bisa jadi skala prioritas," kata politisi Demokrat tersebut, Jumat (19/1/2018).

Menurut Deden sapaan akrab pria tersebut, kondisi jalan di wilayah utara seyogyanyalah menjadi perhatian dan fokus pemerintah saat ini, karena kondisinya sangat memprihatinkan, banyak akses jalan pemerintah yang nyaris tidak bisa dilalui.

Sementara masyarakat selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk kegiatan dan sebagai penopang ekonomi mereka. "Termasuk sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, masih belum merata," ucapnya. 

Tidak hanya itu warga juga meminta agar tenaga pendidik dan kesehatan juga demikian, disetiap sekolah keberadaan guru bisa terpenuhi termasuk tenaga bidan atau medis, mereka menginginkan setiap desa ditempatkan tenaga bidan atau medis agar pelayanan kesehatan benar-benar mereka rasakan. (NACO/B-6)