BORNERONEWS, Kuala Pembuang - Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Pemkab Seruyan diminta meneladani makna Idul Adha atau Hari Raya Kurban dalam hal mengabdikan diri kepada masyarakat dan bekerja semaksimal mungkin demi kemajuan daerah.
"Idul Adha atau Idul Kurban itu hendaknya dimaknai sebagai sebuah upaya yang kuat untuk mengabdikan diri bagi kepentingan rakyat, dan bekerja semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah (Seruyan)," kata Bupati Seruyan Sudarsono di Kuala Pembuang, Jumat (1/9/2017.
Ia mengatakan, Idul Adha bagi para abdi negara sejatinya jangan hanya dimaknai sebatas menyembelih lalu membagikan hewan atau daging kurban kepada orang lain. Melainkan juga berkorban sepenuh hati dan jiwa raga selaku abdi negara yang notabene adalah pelayan masyarakat.
Selain itu maknanya adalah bagaimana sejarah Nabi Ibrahim mengajarkan umat manusia melaksanakan pengorbanan atas perintah Tuhan Yang Maha Kuasa melebihi dari segala-galanya.
“Mudah-mudahan pada Idul Adha kali ini, semua bisa memaknai dan meneladani pengobanan Nabi Ibrahim sehingga aparatur kita punya semangat kerja, dan siap mengorbankan jiwa serta raga bagi kepentingan masyarakat serta daerah,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk Idul Adha tahun ini, dirinya beserta keluarga dan sejumlah pihak lainnya membagikan 20 ekor sapi ke sejumlah masjid yang tersebar di beberapa kecamatan.
Menurutnya, hewan kurban yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kesempatan untuk berbagi menjelang akhir masa jabatan dirinya sebagai Bupati Seruyan pada 2018.
“Semoga dengan adanya pembagian hewan kurban itu, masyarakat juga dapat merasakan kebahagian Idul Adha,” katanya. (FREDY MANSYUR HUDA)








