BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Sudarsono meminta seluruh Satuan Organisasi Pemerintah Daerah (SOPD) di wilayah setempat melengkapi data-data daerah guna perencanaan dan evaluasi pembangunan.
"Data ini sangat penting didapatkan, bukan saja untuk perencanaan ke depan melainkan juga untuk evaluasi terhadap apa yang telah diperoleh sebelumnya," kata Sudarsono, belum lama tadi.
Berbicara data dalam pembangunan daerah, maka data ibarat cahaya yang menjadi cahaya penerang dalam kegelapan. Jadi, betapa pentingnya data itu sehingga dapat menentukan arah atau paling tidak sebagai bahan untuk pembentukan kemana arah pembangunan daerah ini ke depan.
"Sekarang kita sudah masuk ke pasar bebas dan era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," katanya.
Menurutnya, pemerintah saat ini juga memiliki tujuan pembangunan global, dimana diantaranya adalah pemberantasan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan perekonomian.
Maka dari itu dalam era persaingan ini harus memiliki kemampuan dari semua sisi. Oleh karenanya diharapkan kepada BPS dan instansi daerah bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan data-data akurat untuk perencanaan pembangunan daerah.
"Apalagi data-data itu untuk pembangunan dalam konteks status Seruyan yang merupakan daerah tertinggal di Kalimantan Tengah," terangnya.
Ia menambahkan, data dari SOPD sangat penting dan berarti dalam upaya bentuk pembangunan daerah, baik itu melalui pemerintah daerah atau melalui instansi terkait.
"Akhirnya kegiatan pembangunan dapat dikeluarkan termasuk dari Bappeda itu sendiri berdasarkan dari data-data daerah tersebut," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA)








