BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gunung Mas 2017 tidak mencapai target.
Fakta ini terungkap saat Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 dan Persiapan Rencana Aksi APBD Tahun Anggaran 2018 serta Penandatanganan Pakta Integritas Peryataan Kesanggupan Pencapaian Target PAD di Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D), Jumat (19/1/2018).
Berdasarkan laporan realisasi pelaksanaan APBD Kabupaten Gunung Mas 2017 PAD ditargetkan Rp38.613.899.007,00, namun hanya mampu terealisasi Rp36. 722.792.211,00 atau hanya 95,10%.
Pada kesempatan itu Bupati Gunung Mas Arton S Dohong menyampaikan, secara umum berdasarkan data laporan dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) pendapatan daerah pada APBD 2017 hanya terealisasi 93,09%.
"Untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung. Realisasi keuangan dan fisik per 31 Desember 2017, keuangan 93,33% dan fisik 95,30%," ungkapnya.
Pada kesempatan itu setiap kepala SOPD yang dibebankan target PAD pada 2018 dan menandatangani fakta integritas kesanggupan untuk merealisasikan target PAD yang telah ditetapkan. (EPRA SENTOSA/B-6)








