SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kenakalan remaja di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belakangan terakhir kian meresahkan. Bahkan ada yang masih berstatus pelajar. Beberapa waktu terakhir saja, sudah lebih puluhan remaja yang pernah diamankan dan dibina Polres Kotim lantaran terlibat perkelahian antar geng maupun kegiatan negatif lainnya.

Berbagai macam upaya pihak kepolisian untuk mengantisipasi hal tersebut semakin berkembang. Di antaranya adalah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan ke permukiman, hingga patroli malam hari.

"Kami sosialisasi ke sekolah-sekolah dan patroli di jam malam, baik di permukiman maupun warnet serta rental ps. Itu semua guna mencegah adanya tawuran maupun pelanggaran lainnya," kata Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom, Jumat (19/1/2018).

Apabila ditemukan adanya remaja yang masih di luar pada malam hari dan terlibat aksi menyimpang, maka akan segera diamankan ke markas.

"Didata, diberikan pembinaan, membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi dan selanjutnya di kembalikan ke orangtuanya," lanjut Todoan. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)