BORNEONEWS, Sampit - Tewasnya Yoga Saputra (23) menuai tanda tanya pihak keluarga. Mereka tidak sepenuhnya percaya penyebab kematian korban. Kecurigaan kian kuat, setelah tiga rekan korban mengantar jasad Yoga ke rumah istri nya di Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, yang langsung menghilang.
"Sampai sekarang tiga orang temannya itu tidak ada di rumah. Sudah kami cari-cari tapi tidak ketemu," kata Dempi, paman mertua korban, Jumat (19/1/2018).
Dempi juga mengatakan, sebelum pria berumur 23 tahun tersebut meninggal, korban sempat di jemput oleh tiga orang rekannya untuk jalan-jalan pada Kamis (18/1/2018) malam, sekitar pukul 18.30 WIB.
Satu jam berselang, korban diantar pulang oleh ke tiga rekannya. Saat ditanyakan istri terkait penyebab tewasnya korbab, Heri Yayang, Roy Jordi dan Riwut kompak tak menyebutkan detailnya. Mereka hanya mengatakan korban meninggal kesetrum.
"Kami belum tahu apa yang dilakukan Yoga hingga kesetrum. Kami ceri teman-temannya hanya untuk mengetahui kronologis nya saja," kata Dempi. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








