BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengantisipasi penyebaran penyakit Difteri supaya tidak berkembang di provinsi ini.
Kepala Dinkes Kalteng, Suprastija Budi, mengatakan pihaknya mengejar pemberian imunisasi kepada anak sebagai langkah antisipasi. “Kita kejar utk melengkapi status imunisasi. Begitu status imunisasinya gak lengkap, segera untuk dikejar. Karena kadang-kadang imunisasi dasar saja gak lengkap. Ini yang harus dipenuhi,” ungkap Budi Sabtu (20/1/2018).
Ia mengatakan, untuk pelaksanaan tingkat lapangannya, adalah penting untuk mengetahui pokok masalahnya yaitu bagaimana penularannya. Pihaknya terus memantau perkembangan anak (imunisasinya) sampai usia sekolah dasar (SD)
“Mereka yang gak pernah mendapat imunisasi, akhirnya ada yang bolong-bolong, ini yang rawan ketularan. Umur berapapun, kalau riwayat imunisasi DPT-nya belum, ya kasih saja. Sampai SD itu kita lihat,” tandas dia.
“Begitu ketahuan belum pernah, lakukan saja imunisasi. Nanti Pihak Puskesmas yang wajib mendatangi. Riwayat imunisasi bayi dan balita di Posyandu pokoknya harus kita liat. Imunisasi dilaksanakan gratis,” imbuhnya. (ROZIQIN/B-5)








