BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Tahun 2018 ini, penyaluran bantuan beras sejahtera (Rastra) di Barito Selatan tidak dipungut biaya atau gratis. Warga tidak lagi harus menebus seperti tahun-tahun yang lalu.

Sekda Barsel, Edi Kristianto mengatakan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bansos rastra tidak dipungut biaya tebus seperti tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, lanjut dia, bantuan rastra setiap KPM akan menebus dengan besaran harga Rp 1.600/kilogramnya, sedangkan pada 2018 ini gratis.

“Setiap KPM yang menerima bantuan dari program Kementrian Sosial Republik Indonesia itu akan mendapatkan 10 kg beras dalam setiap bulannya,” beber dia.

Ia menjelaskan, berdasarkan petunjuk teknisnya untuk penyaluran beras sejahtera tersebut akan disalurkan setiap bulan yakni pada tanggal 25.

--page

Namun, lanjut dia, karena di wilayah Barsel medannya berat, maka penyalurannya akan direncanakan setiap dua bulan sekali.

“Hal ini nantinya akan kita sampaikan ke Kementrian Sosial Republik Indonesia, sehingga penyaluran dua bulan sekali tidak menyalahi aturan,” jelas dia.

Ia merinci, berdasarkan data dari Kemensos RI jumlah penerima bantuan sosial rastra 2018 ini sebanyak 3.121 KPM tersebar dienam kecamatan.

Untuk kecamatan Karau Kuala berjumlah 589 KPM, Jenamas 158 KPM, Dusun Hilir 596 KPM, Dusun Selatan 758 KPM, Dusun Utara 518 KPM dan Kecamatan Gunung Bintang Awai 502 KPM. (URIUTU DJAPER/B-8).