PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Sejumlah pihak mengapresiasi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang dihelat Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Provinsi Kalimantan Tengah.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Pusat Pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) Jalan RTA Milono, Km 3,5, Kota Palangka Raya, Sabtu (20/1/2018). Selain dihadiri beberapa ormas Islam, juga tampak Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).

Banser NU dan Kokam merupakan organisasi pemuda Islam terbesar di Indonesia dan keduanya menorehkan tinta sejarah saat apel kebangsaa bersama di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

"Bagus tuh, terlihat kompak, akan saling menguatkan bagi sesama organisasi pemuda Islam di Kalteng," sebut Gazali, pengurus Organisasi Kesatuan Umat Islam (KUI) Kalteng. 

Kegiatan Diklatsar wajib hukumnya bagi kader Ansor yang ingin menjadi anggota Banser. Sesuai jadwal, kegiatan berlangsung selama tiga hari. Tujuan dari Diklatsar adalah menyiapkan kader Banser yang militan dan tangguh.

--page

"Diklatsar adalah pendidikan internal Ansor untuk membuat kader Banser yang militan, yang teguh dan berkomitmen untuk menjaga NKRI, juga berprinsip Ahlussunah wal-Jama'ah," tegas Ketua PWNU Kalteng Habib Said Fauzi Zain Bachsin saat membuka Diklatsar.

Diklatsar Banser kali ini diikuti sebanyak 66 peserta dari berbagai wilayah di Kalteng. Delapan orang di antaranya merupakan Fatser. Besok pagi, lokasi Diklatsat akan bergeser ke Pondok Pesantren Raudhatul Jannah untuk belajar lapangan.

"Selamat dan sukses Diklatsar kepada sahabat Banser," kata Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kalteng Daryana, yang hadir lengkap dengan baju Kokam-nya saat pembukaan. (ROZIQiN/B-3)