NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Direktur Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamandau, dr Jozeb HF Rumouw, memastikan tahun 2018 ini akan ada 10 dokter spesialis yang resmi bertugas di RSUD.

"Rencananya, tahun ini jumlah dokter spesialis kita ada sepuluh orang, mereka terdiri dari berbagai spesialis," katanya, Senin (22/1/2018).

Jumlah dokter yang sudah ada dan telah aktif bertugas di RSUD saat ini, kata Jozeb, sebanyak lima orang, yakni dokter spesialis bedah, kebidanan, spesialis penyakit dalam, anestesi dan dokter spesialis paru.

"Dokter spesialis bedah itu merupakan petugas medis lama yang dimiliki RSUD, sedangkan untuk spesialis kebidanan, dalam dan anestesi baru bertugas di akhir tahun (2017) lalu. Sedangkan dokter spesialis paru baru datang dan bertugas awal bulan januari ini, tepatnya tanggal 2 Januari 2018 lalu. Keempatnya merupakan dokter spesialis yang program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dari Kementerian Kesehatan," bebernya.

--page

Selain lima dokter yang telah bertugas, kata Jozeb, RSUD akan kembali mendapatkan tambahan petugas medis yang sama-sama merupakan dokter spesialis.

"Lima dokter yang akan kembali bertugas itu, dua di antaranya adalah dokter spesialis Patologi Klinik dan dokter spesialis Forensik. Untuk kedua dokter ini SK (Surat Keputusan) dan surat tugasnya sudah ada, tinggal menunggu datang. Mereka merupakan dokter lama RSUD yang sempat ditugaskan ke daerah," jelasnya.

Adapun tiga dokter spesialis lainnya, merupakan dokter yang mengikuti program WKDS, saat ini masih mengikuti pembekalan di kementrian. Tiga dokter itu meliputi dokter spesialis anak, neorologi dan dokter spesialis mata.

"Mudah-mudahan untuk tiga dokter spesialis program WKDS tersebut segera datang dan dapat bertugas mulai akhir bulan Januari ini," tandas Jozeb. (HENDI NURFALAH/B-2)