BORNEONEWS, Palangka Raya - Koordinator Komunikasi dan Edukasi Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng, Palangka Raya, Monterado Fridman, mengatakan bahwa anak orangutan berusia 4 tahun dengan jenis kelamin betina yang diserahkan warga Desa Taringin, Kabupaten Gunung Mas, akan direhabilitasi.
"Memang anak orangutan ini liar. Nanti akan kita rehabilitasi maksimal dua bulan," kata Agung--sapaan akrab Monterado Fridman, Senin (22/1/2018).
Ia menuturkan, saat ini tim BOSF sedang berupaya memulihkan kondisi kesehatan anak orangutan tersebut. "Karena dari hasil pemeriksaan tim dokter kita, terindikasi malnutrisi dan dehidrasi," ungkapnya.
Menurut Agung, setelah nantinya menjalani rehabilitasi, tempat pelepasliaran untuk anak orangutan tersebut bisa ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya atau Hutan Lindung Bukit Batikap.
"Tapi tidak menutup kemungkinan ke Taman Nasional Sabangau kalau ada persetujuan dari BKSDA," imbuhnya.
--page
Ia menambahkan, sepanjang 2017 sampai dengan awal 2018, sudah ada 23 anak orangutan di BOSF. "Dari jumlah itu, 22 di antaranya direhabilitasi karena usia di bawah 3 tahun. Itu penyerahan dari warga. Satunya adalah yang baru ini dengan kondisi liar," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)








