BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah pihak melakukan persiapan terkait rencana kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kedatangan ustadz bergelar 'Sejuta Viewers' itu ke Palangka Raya membawa dua agenda. Yakni mengisi ceramah dalam rangka syukuran pernikahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan kuliah subuh.
Seperti pada Senin (22/1/2018), sejumlah unsur berkumpul di aula Badan Keuangan Daerah Kalteng untuk mengintensifkan pembahasan rencana dua kegiatan tersebut. Acara ini merupakan perhelatan yang dikordinasi panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Kalteng.
"Kita menyiapkan kedatangan UAS. Pertama ceramah di Majid Raya Darussalam, Jalan G Obos pada 26 Januari 2018 pukul 19.30 WIB dan keesokan harinya mengisi kuliah subuh di Masjid Nurul Islam, Pasar Besar," kata Ketua PHBI Provinsi Kalteng M Hatta yang juga pimpinan rapat.
Secara koordinatif, panitia melibatkan sejumlah unsur untuk penyambutan sekaligus mengatur agenda UAS selama berada di ibu kota Kalteng.
--page
Di antaranya Kanwil Kemenag Kalteng, Bappedalitbang Provinsi, Biro Umum dan Biro Administrasi Kesra Setda Kalteng, BPBD Kalteng, Dishub, Kalteng, PHBI Kota dan Provinsi, PLN Cabang Palangka Raya, dan FKUB Kalteng.
Berikutnya Karo Ops dan Dit Intelkam Polda Kalteng dan Polres Palangka Raya, Ditlantas Polda Kalteng dan Polres Palangka Raya, ormas Islam antara lain Muhammadiyah dan organ sayapnya, NU dan organ sayapnya, Banser, Kokam, BKPRMI, DMI, KUI, dan ormas lainnya.
"Tidak ada tema khusus dalam hal ini, yang jelas adalah tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad dan tasyakuran dalam rangkaian pernikahan Sugianto Sabran," tandasnya.
Ulama' kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara yang juga dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau itu, akan datang pada 26 Januari 2018 dan disambut pejabat Pemprov, PHBI, serta beberapa perwakilan ormas saat mendarat di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Malamnya, hadir di Masjid Raya bersama Gubernur Sugianto Sabran.
"Karena diperkirakan jamaah mencapai ribuan, maka perlu antisipasi dengan melibatkan aparat keamanan dan pengaturan jamaah yang datang. Dan untuk menjaga ketertiban jalannya acara, dibantu Banser dan Kokam, kemudian Menwa tadi juga menyatakan siap," beber Hatta. (ROZIQIN/B-3)








