SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kabupaten Kotawaringin Timur menggandeng Bappeda Kabupaten Kotim untuk seminar, dalam rangka pembentukan Universitas Sampit.

Usai rapat bersama di aula Bappeda, Senin (22/1/2018) ada beberapa poin yang dihasilkan. Salah satunya seminar di aula Mentaya Bappeda Kotim pada 28 Februari 2018 mendatang.

"Kami sudah melakukan rapat bersama, ada beberapa keynote speaker yang akan kita undang dalam seminar itu nantinya," kata Ketua MD Kahmi Kotim, Zam'an, Senin (22/1/2018).

Di antaranya Koordinator LPPD DIKTI yg akan mengupas tentang syarat berdirinya sebuah universitas, Bupati Kotim Supian Hadi yang akan mengupas kesiapan daerah dalam menyongsong berdirinya Universitas Sampit.

"Selain itu kita juga menghadirkan Ketua LIPI, Siti Zuhro yang juga merupakan Presidium MN Kahmi, yang akan mengupas Aspek Sosial Ekonomi terkait berdirinya sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Sampit," tukas Zam'an.

Selain itu, jika memungkin waktunya, juga akan mengundang beberapa Guru Besar dari Universitas Palangka Raya seperti Prof.Danes Jayanegara dan DR. Asriansyah S. Mawung untuk hadir sebagai pembicara.

"Sementara siapa nanti yang akan jadi moderator dalam kegiatan itu akan diputuskan oleh Kepala Bappeda pak Burhanudin dan saya sendiri nantinya," kata Zam'an.

Dalam waktu dekat akan dibentuk Tim Perumus yang akan menyusun grand design Pendirian Universitas Negeri Sampit yang terdiri dari beberapa Litbang Bappeda dan pengurus MD Kahmi.

"Untuk panitia seminar akan dibentuk secara bersama terdiri dari Bappeda dan MD Kahmi," pungkas pengusaha di Kotim tersebut. (NACO/B-11)