PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bapak Hasan, demikian sapaan akrab pria berkulit sawo matang ini. Ia memilliki cara tersendiri dalam menjual hasil pertaniannya.

Bapak Hasan yang memiliki sebuah lahan pertanian di Jalan Tenggiri, Tingang, Kota Palangka Raya itu menjual hasil pertaniannya dalam polybag lengkap dengan batang cabai yang sedang menghasilkan buah.

"Kalau cabai harganya Rp15.000 saja satu polybag. Kalau daun sop dan daun bawang harganya Rp10.000 satu polybag, tapi kalau beli dua boleh Rp15.000," kata Bapa Hasan menjelaskan aneka tanaman yang ia jual saat ditemui Borneonews, Selasa (23/1/2018).

Menurut Bapak Hasan, cukup banyak instansi yang berlangganan padanya untuk pengadaan tanaman yang dibutuhkan dadakan. Dadakan dalam artinya siap panen sehingga tidak perlu menanam dari awal.

--page

"Misalnya kalau ada pameran, kan lebih cantik kalau memajang pohon terong yang sedang berbuah daripada hanya daun. Kalau beli banyak biasanya juga diminta potongan harga. Karena saya memang hobi berkebun jadi tidak apa-apa dikurang-kurangi sedikit," jelasnya.

Selain instansi, menurut Bapak Hasan, banyak pula keluarga-keluarga yang berlangganan padanya. Biasanya keluarga yang baru pindah rumah dan ingin kebunnya cepat menghijau.

"Banyak juga yang keluarga beli di saya. Karena kan kebun sekitar rumah langsung ada tumbuhan jadi. Selain itu misalnya seperti daun sop, daun bawang, jahe, itu saya jual yang sudah bisa dipisah. Jadi keluarga-keluarga biasanya beli yang ini kemudian dipisah jadi banyak di kebun sekitar rumah. Harganya tetap sama," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)