BORNEONEWS, Sampit - Gagasan sejumlah tokoh di Kabupaten Kotawaringin Timur akan berdirinya Universitas Negeri Sampit, sebagai solusi menjadikan daerah ini tidak hanya menjadi kota tujuan wisata saja, namun juga sebagai tujuan pendidikan bagi daerah lain.
Karena tidak bisa dimungkiri, keterbatasan sarana pendidikan, khususnya universitas, membuat lulusan sekolah lanjutan tingkat atas lebih banyak memilih menempuh pendidikan di daerah lain, seperti di Palangka Raya, Banjarmasin, hingga Pulau Jawa.
Inilah saatnya Kotim dinilai tepat segera dibentuk Universitas Negeri. "Karena kalau bukan kita siapa lagi yang mau mendorong berdirinya sebuah universitas negeri di Sampit," kata Ketua Majelis Daerah (MD) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kabupaten Kotim, Zam'an yang belakangan ini bersama jajarannya getol menginginkan Kotim punya Universitas Negeri.
Menurut Zam'an, dalam waktu dekat ini, persiapan seminar Universitas Negeri Sampit bersama Bappeda Kabupaten Kotim pada 28 Februari 2018 mendatang, mereka akan segera membentuk panitia bersama dan tim perumus. Yang mana nanti itu akan membentuk grand design pendirian universitas ini.
Kahmi yakin Kotim layak berdiri sebuah universits negeri, di tengah pesatnya perkembangan daerah ini. Tidak hanya dari sektor perekonomian, pembangunan, pariwisata dan sektor-sektor lain saja. Sehingga diharapkan Universitas ini mampu menjawab kebutuhan pendidikan saat ini.
--page
Tentu semua ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah. Apalagi Kahmi dengan para aktivis muda, pengusaha, praktisi, akademisi, hingga kalangan tokoh lainnya menyatakan siap memberikan sumbangsih untuk tercapainya sebuah universitas kebanggan bagi daerah ini. (NACO/B-2)








