BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses lelang proyek pembangunan kembali sekolah-sekolah yang terbakar pada 2017 lalu akan didampingi oleh pihak kejaksaan.
"Proses lelang proyek pembangunan sekolah ini akan dimulai pada bulan Februari 2018 ini. Setelah lelang selesai, maka dilanjutkan pembangunan," kata Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (Kabid SD) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Esra, Selasa (23/1/2018).
Menurut Esra, pendampingan bahkan tidak hanya berhenti pada proses lelang. Pasalnya sampai dengan pembangunan sekolah tersebut nantinya tetap akan melibatkan pihak Kejaksaan untuk melakukan pendampingan.
"Kenapa ada pendampingan dari para jaksa atau Tim Pengawal dan Pengaman Proyek Pemerintah Daerah (TP4D), karena kita ketahui pembangunan sekolah-sekolah tersebut erat kaitannya dengan kasus hukum," jelas Esra.
Seperti diketahui, sepanjang bulan Juli 2017 lalu ada delapan sekolah dasar di Palangka Raya yang mengalami kasus kebakaran. Setelah diusut, ternyata kebakaran beruntun itu dilakukan dengan sengaja oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab.
--page
"Saat ini pihak TP4D selalu berkoordinasi terutama terhadap progres pembangunan mulai dari perencanaan, proses lelang hingga sampai dengan pembangunan nanti," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








