PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya– Meski Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melangsungkan pesta pernikahan, para aparatur sipil negara (ASN) (PNS dan tenaga kontrak/honorer) tidak diliburkan alias masuk bekerja seperti biasa.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri menuturkan, tidak boleh ada pelayanan pemerintahan yang terhenti hanya karena pernikahan. Komitmen pemerintahan sebagai pelayan publik harus tetap dijaga.

“Kita sudah komitmen dan putuskan pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan, tidak boleh berhenti. Karena itu PNS tidak boleh diliburkan, tetap masuk seperti biasa,” tegas Fahrizal, Selasa (23/1/2018).

Meski demikian, pihaknya tidak menghalangi adanya ASN yang datang di acara pernikahan Gubernur Sugianto-Yulistra Ivo Azhari. Namun teknisnya harus bergantian sehingga kantor tidak kosong.

Setiap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) Pemprov Kalteng harus bijak menyikapinya dengan mengatur jajarannya. Dengan demikian pelayanan publik masih berlangsung dengan baik.

--page

“Nanti diatur oleh setiap kepala SOPD mengenai kedatangan ke Bundaran Besar, tidak boleh langsung semuanya satu kantor, tapi bergelombang,” ucapnya. (ROZIQIN/B-3)