PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Pertamina mendukung kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang mengeluarkan Surat Edaran Gubernur No. 700/2948/11.3/ESDM tentang Penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung ukuran 3 kilogram.

Hal ini disampaikan Head Section Communication and Relations PT Pertamina (Persero) wilayah Kalimantan, Alicia Irzanova, Selasa (23/1/2018).

"Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah merupakan bentuk dukungan nyata dari pimpinan daerah untuk menyukseskan subsidi tepat sasaran pemerintah," kata Alicia yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur kepada Borneonews melalui telepon seluler.

Ia menuturkan, dalam surat edaran disebutkan bahwa konsumen yang tidak berhak atas subsidi diimbau untuk menggunakan elpiji nonsubsidi. Konsumen yang dimaksud di antaranya aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri, pegawai BUMN dan BUMD, pengusaha yang kekayaannya di atas Rp50 juta dengan omset Rp300 juta per tahun dan masyarakat lainnya yang memiliki penghasilan di atas Rp1,5 juta per bulan.

Guna mendukung kebijakan itu, pertamina sudah menyiapkan alternatif elpiji non subsidi. Terdiri dari elpiji 12 kg dan bright gas 5,5 kg untuk keperluan rumah tangga atau usaha dan elpiji 50 kg untuk usaha besar.

--page

"Saat ini produk tersebut sudah tersedia di agen-agen elpiji, SPBU, dan di mini market," ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk memotivasi konsumen beralih, pertamina juga memberikan berbagai promo. Di antaranya program tukar tabung dari elpiji 3 kg ke bright gas 5,5 kg.

Setiap dua buah tabung elpiji 3 kg dapat ditukarkan dengan bright gas 5,5 kg dengan hanya menambah uang sekitar Rp100 ribu (tergantung lokasi), dan penukaran satu tabung ditambah uang sekitar Rp215 ribu (tertantung lokasi).

Penukaran tabung ini dapat dilakukan di agen dan pangkalan resmi Pertamina. Kemudian untuk pembelian tabung baru beserta isi sebesar Rp300 ribu dan untuk refill sekitar Rp69,5 ribu.

"Ketepatan sasaran penggunaan elpiji 3 kg ini bukan merupakan tanggung jawab satu pihak, tapi harus diwujudkan bersama-sama."

--page

"Pemerintah sudah membuat aturan bagi pengguna elpiji. Pertamina menyediakan alternatif elpiji nonsubsidi. Sekarang tinggal kesadaran masyarakat termasuk pengusaha supaya turut berkontribusi dalam mewujudkan ketepatan sasaran subsidi elpiji 3 kg," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)